Deretan Jenis Suplemen yang Ampuh Bantu Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 03:39:32 WIB
Ilustrasi meminum suplemen.

JAKARTA - Berdasarkan rangkaian penelitian ilmiah, magnesium dikenal sebagai jenis mineral penting yang mampu mendukung kualitas tidur agar lebih nyenyak sekaligus mempercepat proses relaksasi tubuh.

Sejumlah studi membuktikan bahwa asupan magnesium efektif mengoptimalkan kualitas istirahat malam, khususnya bagi individu dengan kadar magnesium rendah. Meski demikian, riset mendalam terus dilakukan guna memperkuat temuan medis tersebut.

Ahli gizi terdaftar Toby Amidor menganjurkan konsumsi magnesium secara tunggal terlebih dahulu tanpa langsung mengombinasikannya dengan suplemen lain. Trik ini berguna untuk mengamati respons alami tubuh secara presisi.

“Saya lebih suka seseorang melihat bagaimana magnesium bekerja untuk mereka terlebih dahulu, kemudian mempertimbangkan untuk menambahkan satu suplemen lain dengan bijak, daripada mengonsumsi beberapa suplemen sekaligus dan berharap ada yang membantu," kata Amidor.

Kendati demikian, penggunaan magnesium tetap dapat dipadukan dengan suplemen pendukung lain secara terukur. Salah satu bahan yang sering disandingkan adalah ashwagandha.

Ashwagandha merupakan tanaman herbal dalam pengobatan tradisional yang tergolong adaptogen, yaitu zat yang dipercaya membantu tubuh beradaptasi dengan tekanan stres harian.

Riset skala terbatas mengindikasikan bahwa ashwagandha berpotensi meningkatkan kualitas tidur dan meredakan beban stres, yang secara tidak langsung berdampak positif pada pola istirahat.

“Ashwagandha menunjukkan beberapa potensi, terutama bagi orang yang tidurnya terpengaruh oleh stres. Tetapi saya selalu mengingatkan klien bahwa studi-studi tersebut berskala kecil dan jangka pendek. Ini mungkin melengkapi magnesium bagi seseorang yang mengalami masalah tidur terkait stres, namun kami tidak boleh melebih-lebihkan apa yang dapat dilakukannya," kata Amidor.

Catatan khusus yang perlu diperhatikan, penggunaan ashwagandha dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu serta tidak disarankan bagi ibu hamil, menyusui, atau penderita kondisi medis khusus.

Opsi kombinasi berikutnya adalah L-Theanine, yakni senyawa asam amino alami yang banyak ditemukan dalam daun teh. Kandungan ini populer karena memberikan efek menenangkan tanpa memicu kantuk di siang hari.

Sejumlah temuan klinis menunjukkan bahwa L-Theanine dapat membantu seseorang lebih cepat terlelap dan terbangun dengan kondisi tubuh yang lebih segar.

Ahli gizi Jamie Lee McIntyre menyampaikan bahwa perpaduan antara L-Theanine dan magnesium merupakan opsi kombinasi rasional yang layak dicoba untuk membantu menenangkan pikiran.

Opsi suplemen lain yang kerap dimanfaatkan adalah melatonin, yakni hormon alami tubuh yang diproduksi saat malam hari untuk mengatur ritme sirkadian atau siklus tidur-bangun.

Pemanfaatan suplemen melatonin umumnya sangat efektif bagi individu yang mengalami gangguan jadwal tidur akibat perubahan zona waktu (jet lag) atau tuntutan kerja sistem shift.

“Jika seseorang sudah menggunakan magnesium dan menambahkan dosis rendah melatonin untuk jangka waktu singkat, itu mungkin pendekatan yang masuk akal dan berdasarkan bukti, tetapi tidak dimaksudkan untuk penggunaan setiap malam tanpa batas waktu tanpa panduan," ujar McIntyre.

Terkini