JAKARTA - Petenis asal Polandia, Iga Swiatek, dijadwalkan bakal bersua dengan Elina Svitolina dalam babak semifinal ajang National Bank Open 2026 di Toronto, menyusul kepastian kedua atlet tersebut merengkuh kemenangan pada fase perempat final, Selasa waktu Indonesia bagian barat (WIB).
Swiatek yang mengemban status sebagai unggulan ketujuh sukses menembus babak empat besar usai membukukan kemenangan meyakinkan dengan skor 6-2 dan 6-1 atas petenis unggulan ke-15, Diana Shnaider. Di sisi lain, Svitolina yang turun sebagai unggulan kesembilan dipaksa bekerja ekstra keras setelah tertinggal lebih dulu di set pembuka sebelum akhirnya sukses membalikkan keadaan guna membekuk unggulan ke-16, Ekaterina Alexandrova, lewat skor 3-6, 6-0, dan 6-3.
"Saya hanya mengikuti rencana hari ini. Kami benar-benar fokus. Kami merasa bisa mengikuti rencana sedikit lebih mudah karena kami merasa bola dengan baik di raket kami," ujar Swiatek seusai pertandingan, dikutip dari WTA.
"Itu turnamen yang menyenangkan karena tidak banyak keributan, sehingga Anda benar-benar bisa fokus pada pekerjaan. Kami hanya bersenang-senang di lapangan."
Tragedi kemenangan atas Shnaider ini sekaligus menandai performa dominan Swiatek setelah sebelumnya sempat berjibaku melewati adangan berat kontra Marta Kostyuk pada ronde 16 besar. Srikandi tenis Polandia itu bahkan cuma memerlukan durasi 64 menit saja untuk mengunci kemenangan mutlak tanpa sekalipun menghadapi ancaman break point sepanjang jalannya laga.
Swiatek juga tampil dengan tingkat efisiensi servis yang luar biasa tinggi. Dirinya tercatat sukses mengamankan 23 poin dari total 26 kesempatan servis pertama atau setara persentase 88,5 persen, yang sekaligus menorehkan rekor performa terbaiknya sepanjang musim berjalan. Tidak hanya itu, ia juga meminimalisir unforced error dengan hanya membukukan delapan kesalahan mandiri, menjadi catatan paling minim dalam satu partai pertandingan sepanjang kurun musim ini.
Hasil fantastis tersebut sekaligus mengantarkan Swiatek menapaki panggung semifinal WTA 1000 untuk yang ke-23 kalinya sepanjang sejarah karier profesionalnya. Hanya Simona Halep dengan rekor 29 kali semifinal, Serena Williams dengan 26 kali, serta Victoria Azarenka dengan 24 kali yang mengoleksi catatan lebih unggul semenjak format turnamen WTA 1000 resmi digulirkan pada 2009 silam.
Sementara itu, kubu Svitolina memperlihatkan mentalitas tangguh kala meladeni perlawanan Alexandrova. Selepas takluk 3-6 pada set pertama, petenis kebanggaan Ukraina tersebut langsung mengambil alih kendali permainan dengan menyapu bersih delapan gim secara berturut-turut untuk merebut set kedua dengan skor mutlak 6-0. Svitolina lantas menjaga konsistensi momentum tersebut di set penentuan guna mengunci kemenangan akhir 6-3.
Partai semifinal mendatang bakal menjadi rekor pertemuan head-to-head ketujuh antara Swiatek versus Svitolina. Secara keseluruhan rekor, Swiatek masih memimpin keunggulan lewat koleksi empat kemenangan berbanding tiga milik Svitolina. Kendati demikian, Svitolina mengantongi bekal psikologis krusial lantaran sukses menyapu bersih kemenangan dalam dua bentrokan mutakhir mereka di sepanjang musim kompetisi ini.
Svitolina sempat menumbangkan Swiatek pada ajang turnamen di Indian Wells serta Roma, di mana kedua duel sengit tersebut sama-sama terpaksa diselesaikan melalui pertarungan tiga set. Khusus bentrokan di Roma bahkan tersaji di panggung semifinal WTA 1000 yang ditutup lewat keunggulan akhir Swiatek dengan skor 6-4, 2-6, 6-2, sekaligus menegaskan betapa ketatnya tensi persaingan di antara kedua pemain musim ini.
Panggung semifinal di Toronto membuka lebar kesempatan bagi Swiatek guna memulihkan momentum sekaligus menjajal ketangguhan lawan yang dalam beberapa perjumpaan terakhir terbukti konsisten menyuguhkan perlawanan alot.
Bagi Svitolina sendiri, potensi kemenangan atas Swiatek bakal membawanya selangkah lebih dekat menuju tangga juara turnamen Toronto. Petenis Ukraina itu tercatat pernah menjuarai ajang prestisius serupa pada edisi 2017 silam, di samping terus memperlihatkan performa impresif sepanjang kalender kompetisi 2026, termasuk keberhasilannya menembus partai final WTA 1000 di Dubai serta keluar sebagai juara di Roma.
Berbekal seluruh catatan impresif tersebut, konfrontasi antara Swiatek dan Svitolina di semifinal Toronto tidak sekadar merepresentasikan duel dua petenis papan atas unggulan, melainkan menjelma sebagai ujian vital bagi konsistensi momentum kedua atlet jelang fase klimaks turnamen.