JAKARTA - Legenda hidup lapangan hijau Uruguay, Diego Forlan, resmi mengawali langkah kepelatihannya sebagai pelatih interim (sementara) bagi negaranya menyusul hasil minor kegagalan total yang dialami tim di ajang Piala Dunia 2026. Ekspektasi serta harapan besar kini disematkan oleh publik sepak bola Uruguay kepada Diego Forlan usai Marcelo Bielsa secara resmi memilih melepaskan jabatannya sebagai juru taktik.
Mantan bintang lini serang Atletico Madrid dan Manchester United itu langsung bergerak cepat menyusun grand design rencana besar bersama skuad berjuluk La Celeste, termasuk membuka kans perombakan materi pemain. Berdasarkan rumor yang beredar, Forlan berniat memanggil kembali mantan rekan setimnya di Timnas Uruguay, Luis Suarez, guna melakoni comeback di panggung internasional.
Forlan menilai bahwa sosok Luis Suarez hingga detik ini masih memegang peranan krusial bagi La Celeste berkat insting ketajaman serta rasio konversi golnya yang terbilang tinggi.
"Saya sangat menyayangi Luis dan sangat percaya padanya. Jika dia memenuhi syarat untuk seleksi, dia orang Uruguay, (sangat senang) memiliki pemain seperti Luis dengan pengalaman itu.Tidak ada yang akan memperdebatkan siapa Luis ," kata Forlan dalam konferensi pers perkenalannya.
Siap Panggil Luis Suarez
Diego Forlan secara terbuka melontarkan sinyal kuat untuk kembali memberi kesempatan kepada penyerang veteran Inter Miami tersebut merumput berseragam kebanggaan negaranya. Di mata Forlan, Suarez terbukti masih memiliki insting predator yang tajam di kotak penalti, sehingga tidak ada alasan logis untuk menutup pintu pemanggilan ke skuad Timnas Uruguay.
"Dia memiliki kemampuan mencetak gol dan terus menunjukkannya setiap akhir pekan dia bermain, mengapa tidak? Itu akan terlihat di kemudian hari," sambungnya.
Perlu dicatat, Luis Suarez sebelumnya sempat melakoni laga perpisahan seremonial mengenakan jersey Uruguay tatkala melakoni partai kualifikasi Piala Dunia kontra Paraguay pada bulan September 2024 silam.
Kendati demikian, menjelang bergulirnya turnamen Piala Dunia kemarin, sang penyerang gaek sempat mengindikasikan peluang membuka diri untuk kembali bersedia dipanggil, dengan menyatakan, “Saya tidak akan pernah menolak tim nasional.”
Namun pada akhirnya, Bielsa memutuskan untuk tidak mencantumkan nama striker Inter Miami tersebut ke dalam daftar resmi skuad final Piala Dunia 2026.
Luis Suarez Masih Layak
Diego Forlan kembali menegaskan perihal penerapan kebijakan pintu terbuka selebar-lebarnya bagi rekan setim lamanya tersebut.
"Sejujurnya, saya tidak tahu dia mengatakan itu, tetapi jika memang demikian, dia sangat kami sambut," tegasnya.
Di level klub, Luis Suarez belakangan ini kembali membuktikan kapasitas ketajamannya bersama Inter Miami usai memperoleh kepercayaan menit bermain yang lebih masif dari pelatih Guillermo Hoyos. Striker yang kini menginjak usia 39 tahun tersebut telah sukses membukukan total 10 gol serta menyumbangkan dua assist dari 15 kali penampilan di semua ajang kompetisi sepanjang kalender 2026.
Di sisi lain, Tim Nasional Uruguay sempat menghadapi problem akut di lini penyerangan tatkala berjuang di panggung Piala Dunia 2026.
Meskipun nama-nama seperti Darwin Nunez, Federico Vinas, serta Rodrigo Aguirre dipercaya mengemban posisi ujung tombak utama, nyatanya tidak satupun dari mereka mampu mencetak gol dari total tiga lesakan gol yang diciptakan La Celeste sepanjang turnamen tersebut.
Problem paceklik lini depan itulah yang membuat kans kembalinya Luis Suarez ke Timnas Uruguay kian terbuka lebar. Keputusan tersebut bukan sekadar didasari oleh tingginya produktivitas gol Suarez di level klub, melainkan karena kebutuhan mendesak Uruguay akan sosok pemain berpengalaman bermental juara yang mampu diandalkan sebagai lumbung gol utama tim.