Mainan Body Blocks Bantu Anak Kenali Ragam Bentuk Tubuh lewat Balok

Mainan Body Blocks Bantu Anak Kenali Ragam Bentuk Tubuh lewat Balok
Ilustrasi Mainan Body Blocks.

JAKARTA - Mainan anak tidak selamanya hanya berfungsi sebagai sarana hiburan belaka. Body Blocks, karya desainer asal Beirut, Davina Atallah, dirancang khusus untuk membantu anak mengeksplorasi beragam bentuk tubuh melalui permainan susun.

Body Blocks merupakan sistem balok kayu yang terdiri dari bagian kepala, badan, dan tubuh bagian bawah. Ketiganya dapat ditumpuk, dibalik, serta dikombinasikan guna menciptakan bermacam-macam karakter.

Berbeda dari balok susun yang umumnya dipakai untuk mendirikan rumah atau gedung, Atallah mengarahkan konsep permainan ini pada gagasan mengenai tubuh dan bagaimana anak memahami dirinya beserta lingkungan sekitar.

“Meskipun sebagian besar set bangunan dirancang untuk membangun rumah, gedung pencakar langit, atau struktur abstrak, Body Blocks menggeser fokus tersebut ke arah membangun diri sendiri,” kata Atallah.

Mengenalkan Keragaman Bentuk Tubuh

Modul dalam Body Blocks memiliki variasi bentuk dan ukuran yang beragam. Anak dapat menyusunnya dalam berbagai ragam konfigurasi sehingga melahirkan karakter dengan penampilan yang berbeda-beda.

Konsep tersebut memberikan ruang bagi anak untuk menyadari bahwa tubuh manusia tidak hadir dalam satu bentuk atau ukuran tunggal saja.

Atallah turut menyertakan beberapa elemen anamorfik yang memungkinkan bagian tubuh digabungkan dengan elemen imajinasi, seperti sayap, ekor, atau kuku. Lewat kombinasi ini, anak bebas membongkar dan merangkai balok sesuai imajinasi mereka.

Beberapa modul juga menghadirkan referensi abstrak terhadap kursi roda dan anggota tubuh prostetik. Elemen ini menjadi bagian dari sistem permainan yang mengenalkan keberagaman kondisi fisik secara intuitif.

Tiga Hal yang Bisa Dieksplorasi Anak

Pertama, mengenal beragam bentuk tubuh. Body Blocks dibuat menggunakan bentuk dasar yang sengaja disederhanakan agar anak memiliki kebebasan menafsirkan karakter.

“Sangat penting untuk tidak membebani desain dengan makna atau simbolisme, tetapi memberikan ruang untuk interpretasi,” ujar Atallah.

Kedua, mengasah imajinasi dan kreativitas. Anak dapat merakit satu karakter, membongkarnya, lalu menyusun kembali menjadi bentuk baru. Proses eksperimen berulang ini dinilai sanggup mendorong ketekunan anak.

Ketiga, melatih motorik dan kesabaran. Aktivitas menyusun balok turut melatih koordinasi mata dan tangan. Meski begitu, Atallah menilai keunggulan utama mainan ini ada pada pengembangan kesadaran diri dan ekspresi kreatif.

“Meskipun Body Blocks mengembangkan keterampilan motorik halus, koordinasi mata-tangan, dan kesabaran, keunggulan sebenarnya terletak pada menghubungkan keterampilan-keterampilan ini dengan kesadaran diri dan ekspresi kreatif,” katanya.

Dikembangkan Bersama Anak

Dalam proses pengembangannya, Atallah melibatkan anak-anak secara langsung untuk mengamati gaya bermain mereka. Hal ini dilakukan guna menentukan bentuk tubuh dasar yang fleksibel tanpa membatasi imajinasi.

Mainan ini dirancang fleksibel untuk dimainkan secara mandiri maupun bersama pendamping.

“Baik dimainkan sendiri, bersama teman, atau didampingi pengasuh, Body Blocks memicu dialog tentang bagaimana kami melihat dan menafsirkan tubuh,” ujar Atallah.

Body Blocks dipasarkan dalam dua opsi, yakni set standar untuk permainan karakter terbuka serta versi berukuran besar sebagai pajangan. Produk ini dibuat dari kayu beech solid bersertifikasi PEFC yang diwarnai dengan cat susu organik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index