Islam Makhachev Sebut Ian Machado Garry Bukan Lawan Terberatnya

Islam Makhachev Sebut Ian Machado Garry Bukan Lawan Terberatnya
juara UFC Makhachev [FOTO: NET].

JAKARTA - Sang juara kelas welter dengan batas berat badan 77,1 kg ajang Ultimate Fighting Championship (UFC) yakni Islam Makhachev secara terbuka menyatakan bahwa Ian Machado Garry bukanlah profil lawan tertangguh yang pernah dihadapinya, tepat menjelang bentrok pertarungan mereka pada ajang UFC 330 yang bakal dilangsungkan di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, pada hari Sabtu (15/8).

"(Pertarungan melawan Ian Machado Garry) ini bukan tantangan terbesar saya," kata Islam Makhachev saat media day UFC 330 yang dipantau dari laman resmi UFC di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Petarung profesional yang berasal dari wilayah Dagestan, Rusia tersebut mengaku telah memantau banyak pernyataan yang dilontarkan oleh Garry perihal ambisi besarnya untuk merengkuh kemenangan sensasional sekaligus merebut sabuk juara kelas welter.

Walaupun agenda pertarungan yang akan datang ini baru mencatatkan rekor sebagai laga keduanya di kelas 170 pon, Makhachev tetap menunjukkan sikap respek terhadap kualitas kemampuan sang calon lawan. Kendati demikian, ia sama sekali tidak meyakini bahwa duel esok hari akan menjadi bentrokan paling pelik sepanjang rekam jejak karier profesionalnya.

Makhachev menilai bahwa Garry memang dibekali dengan atribut teknik bertarung yang mumpuni, namun di sisi lain dirinya memiliki karakter gaya bertarung khas yang sangat merepotkan untuk diredam.

"Kami lihat saja bagaimana dia (Ian Machado Garry) mempersiapkan diri untuk (menghadapi gaya bertarung saya) itu," katanya.

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap performa terakhir Garry ketika melakoni duel kontra Jack Della Maddalena di divisi kelas welter, Makhachev berpandangan bahwa sang calon lawan mempunyai variasi keahlian yang cukup kaya, meliputi kemampuan striking atau pukulan yang baik serta teknik pertahanan gulat yang solid.

Walau demikian, ia menambahkan bahwa Garry tetap menyisakan celah kelemahan tertentu yang telah dikantonginya untuk dijadikan kunci guna meraih kemenangan secara mudah.

Apabila ditinjau dari aspek gaya bertarung di atas arena, Makhachev melayangkan kritik tajam lantaran Garry dinilai lebih sering memilih untuk menghindari kontak langsung dengan lawan ketimbang aktif melancarkan inisiatif serangan demi memupup peluang mengeliminasi musuh.

Kendati catatan rekor menunjukkan Garry senantiasa menemukan formula mujarab untuk keluar sebagai pemenang, mantan penguasa sabuk juara kelas ringan UFC tersebut mengaku kurang terkesan karena mayoritas kemenangan diraih lewat keputusan angka poin mutlak tanpa dihiasi torehan kemenangan KO ataupun TKO yang signifikan.

"Dia memiliki gaya bertarung yang sama di setiap pertarungan. Dia hanya berlari mundur dan berusaha meraih poin. Saya tidak ingat kapan terakhir kali dia mengalahkan lawan dengan KO," katanya.

Jika melihat proyeksi di atas kertas, Makhachev tidak menampik bahwa bentrokan kontra Garry ini digadang-gadang bakal menyajikan pertarungan klasik bertema benturan gaya antara "petarung striker melawan pegulat". Kendati demikian, ia sangat percaya diri mengantongi beragam opsi taktik untuk mengamankan kemenangan sekaligus mempertahankan sabuk juara miliknya saat keduanya berhadapan di dalam octagon.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index